Home Bisnis Soal Penerapan Tarif Ojol, Gojek: Kami Pelajari Dampaknya Terlebih Dahulu

Soal Penerapan Tarif Ojol, Gojek: Kami Pelajari Dampaknya Terlebih Dahulu

3 min read
0
0
3

Kementerian Perhubungan (Kemenhub) telah menetapkan tarif batas bawah, batas atas dantarif biaya jasa minimal atau flagfall untuk ojek online pada Senin (25/3/2019). Keputusan Menteri Perhubungan terkait tarif baru ini mulai berlaku 1 Mei 2019 mendatang. Dua aplikator ojek online di Indonesia, Gojek dan Grab Indonesia menyatakan sedang mempelajari aturan tarif tersebut. VP Corporate Affairs Gojek, Michael Say mengatakan pihaknya tengah mempelajari dampak besaran tarif tersebut terhadap pelanggan, mitra pengemudi dan pihak terkait.

"Kami perlu mempelajari terlebih dahulu dampaknya kepada permintaan konsumen, pendapatan para mitra yang sejatinya bergantung pada kesediaan konsumen, dan juga para mitra UMKM di dalam ekosistem GOJEK yang menggunakan layanan antar ojek online,” ujar Michael dalam keterangan resmi yang diterima, Senin (25/3/2019). GOJEK berharap agar Pemerintah dapat mendorong penggunaan sepeda motor untuk kepentingan umum yang senantiasa memperhatikan keselamatan pengemudi, penumpang dan pengguna jalan lainnya. “Kami akan memaksimalkan upaya untuk memenuhi aturan aturan yang telah ditetapkan. Dalam beberapa minggu kedepan, kami akan berkoordinasi secara intensif dengan para mitra driver,” lanjutnya.

“Dalam penerapannya semoga aturan ini bisa tetap melindungi kehidupan jutaan mitra kami dan keluarganya di seluruh Indonesia, menghindari praktik praktik usaha yang tidak sehat, sehingga bisa mendukung pertumbuhan ekonomi digital,” tutur dia. Senada dengan Michael, PR Manager Andre Sebastian mengatakan, timnya tengah mempelajari aturan dari regulator tersebut. Diberitakan sebelumnya, Dirjen Perhubungan Darat Kemenhub Budi Setiyadi mengumumkan,besaran tarif ojek online dibagi dalam tiga zonasi. Zona I (Sumatera dan Bali), Zona II (Jabodetabek) dan Zona III (Sulawesi di luar Bali, Maluku, dan NTB).

Berikut besaran tarif ojek online dari Kemenhub: Zonasi I (Sumatera dan Bali) Tarif Batas Bawah : Rp 1.850/Km Tarif Batas Atas : Rp 2.300/Km Biaya Jasa Minimal : Rp 7.000 Rp 10.000/Km

Zonasi II (Jabodetabek) Tarif Batas Bawah : Rp 2.000/Km Tarif Batas Atas : Rp 2.500/Km Biaya Jasa Minimal : Rp 8.000 Rp 10.000/Km Zonasi III (Sulawesi di luar Bali, Maluku, dan NTB)

Tarif Batas Bawah : Rp 2.100/Km Tarif Batas Atas : Rp 2.600/Km Biaya Jasa Minimal : Rp 7.000 Rp 10.000/Km Aturan baru ini berlaku mulai 1 Mei 2019 dan akan dievaluasi setiap tiga bulan.

Load More Related Articles
Load More In Bisnis

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Check Also

AirAsia Tebar 6 Juta Kursi Promo

AirAsia kembali menggelar promo BIG Sale yang menawarkan 6 juta kursi gratis dan berharga …