Home Metropolitan Satpol PP Jaring 14 Pasangan Mesum di Tangerang, Sebagian dari Mereka Berdalih sedang Istirahat

Satpol PP Jaring 14 Pasangan Mesum di Tangerang, Sebagian dari Mereka Berdalih sedang Istirahat

3 min read
0
0
8

Satpol PP Kota Tangerang menjaring 14 pasangan mesum di beberapa kamar hotel kelas melati. Operasi yangdigelarbersamadenganpetugasTNIdanunsurPolriini sempat membuat pasangan yang berada di sekitar hotel kocar kacir. Namun begitu, petugas tetap melakukan penggeledahan terhadap pasangan yang berada di dalam kamar hotel tersebut.

Seorang warga yang terjaring razia di kamar hotel berinisial S mengaku hanya istirahat di dalam kamar itu. Namun di dalam kamar hotel yang disewanya, S kepergok tengah bersama perempuan yang tidak terikat tali perkawinan. "Cuma mau istirahat tadinya. Tapi tiba tiba datang petugas dan langsung dibawa ke sini (Kantor Satpol PP Kota Tangerang)," ujar S, Kamis (11/7/2019).

Kepala Bidang Trabtib Satpol PPKotaTangerang, Ghufron Falfeli menjelaskan oeprasi kali ini menyasar ke empat titik. Kata dia petugas menyasar tempat penginapan ini atas aduan masyarakat. "Kami menggeledah hotel hotel melati di kawasan Kecamatan Tangerang, Kecamatan Benda dan juga Kecamatan Karawaci," ungkap Ghufron.

Ghufron tidak menampik meskipun kerap dilakukan razia secara rutin, pasangan mesum yang tidak mengantongi buku nikah masih sering didapati tengah melakukan hal yang melanggar Peraturan Daerah (Perda)KotaTangerangini. Menurutnya operasi ini akan sering dilakukan untuk meminimalisir prostitusi di wilayahnya. "Kami mengacu Perda Nomor 8 Tahun 2005 tentang larangan pelacuran. Kita tetap rutin menggelar razia ini, karena dengan razia kita dapat meminimalisir peredaran prostitusi terselubung yang ada di Kota Tangerang," katanya.

Ghufron menambahkan, dalam operasi yang digelar kali ini Satpol PPKotaTangerangberhasil menjaring 14 pasangan di luar nikah. Kata dia, pasangan tersebut akan dilakukan pendataan dan juga diberikan binaan agar tidak melakuannya lagi. "Mereka yang tidak bisa menunjukan buku nikah atau identitas yang sama dibawa ke Kantor Satpol PP untuk diberikan pembinaan," ucap Ghufron.

Tidak sampai di situ, bagi yang kedapatan melakukan hal tidak terpuji di kota yang dijuluki sebagai Ahlakul Karimah ini maka petugas akan menahan tanda pengenal yang dimiliki. Hal itu, kata dia, dilakukan untuk membuat efek jera agar mereka tidak kembali berbuat mesum diKotaTangerang. "Untuk sementara waktu KTP yang bersangkutan ditahan. Dan, bisa diambil jika surat pernyataan tersebut telah ditandatangani oleh RT/RW setempat," paparnya.

Load More Related Articles
Load More In Metropolitan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Check Also

Cerita Karyawan Kena PHK Tanpa Pesangon di Tengah Pandemi Virus Corona

Pandemi virus corona (Cobid 19) bukan hanya berdampak pada kesehatan, tapi juga perekonomi…