Home Nasional Ombudsman RI Minta Pelaku Dipecat Seusai Sri Mulyani Ungkap Desa Fiktif Terima Anggaran Dana Desa

Ombudsman RI Minta Pelaku Dipecat Seusai Sri Mulyani Ungkap Desa Fiktif Terima Anggaran Dana Desa

5 min read
0
0
8

Seusai Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani mengungkapkan ditemukan sebuah desa yang tidak berpenghuni tapi menerima kucuran anggaran dana desa, Ombudsman RI memberi dorongan kepada pemerintah untuk memberisanksi kepada pelaku. Ombudsman RI memberi usulan untuk pejabat dan kepala daerah yang terbukti membentuk desa baru tersebut untuk dicopot dari jabatannya. Anggota Ombudsman RI, Laode Ida mengatakan, praktik kecurangan tersebut telah melanggar janji seorang pejabat publik, karena dianggap melakukan kebohongan dan tindakan manipulatif.

"Kalau pemerintah sudah tahu, langsung saja copot pejabatnya karena sudah menyalahi beberapa ketentuan. Janji dia sebagai pejabat publik atau pejabat negara dia langgar, dia bohong, manipulatif," kata Laode, Rabu (6/11/2019) di Kantor Ombudsman RI. Ia menambahkan jika perbuatan tersebut juga memberi kerugian kepada masyarakat karena mengambil uang negara tapi tidak memberikan fasilitas yang bisa dirasakan. Menurutnya, perbuatan tersebut berkaitan dengan moral pejabat yang cenderung ingin melakukan tindakan korupsi.

Dikutip dari laman , Rabu (6/11/2019), Laode berpendapat jika yang terbukti melakukan tindakan tersebut harus langsung dipecat oleh pemerintah. "Itu tidak ada alasan tidak diberi sanksi oleh atasan, langsung pecat saja. Kalau bupati yang mengurus itu, pemerintah harus mengeluarkan SK (surat keputusan) untuk memberhentikan Bupatinya," ujar Laode. Sebelumnya Sri Mulyani menyampaikan pada rapat kerja evaluasi kinerja 2019 dan rencana kerja 2020 bersama Komisi XI DPR RI terkait tantangan dalam penyaluran dana desa, bahwa ada 'desa fiktif' yang mendapat anggaran dari pemerintah melalui dana Transfer ke Daerah dan Dana Desa (TKDD).

Semakin memperkuat dugaan Sri Mulyani, desa tersebut memang tidak terdaftar sebelumnya, jadi bisa dikatakan tidak berpenghuni. Tetapi, pelaku yang membuat adanya desa itu belum diketahui siapa orangnya. "Karena adanya transfer ajeg dana desa, ada desa desa baru tidak ada penduduknya, tapi ada transfer tiap tahun," ujarnya di Gedung DPR, Jakarta, Senin (4/11/2019), dikutip dari laman , Senin (4/11/2019).

TKDD menjadi satu diantara belanja negara yang terus naik dan ditujukan untuk meningkatkan kemandirian suatu daerah. "Kami dengan Kemendagri meningkatkan kualitas APBD dan rambu APBD di dalam mendorong indikator pertumbuhan dan pembangunan," kata Sri Mulyani. Ia menambahkan jika TKDD saat ini naik 37,7 persen sejak awal dengan rata rata kenaikan 7 persen tiap tahun.

"Artinya, transfer ke daerah makin hari makin besar. Ini bisa tingkatkan layanan publik dan ketimpangan antar daerah Jawa dan luar Jawa," imbuh dia. Hingga 30 September 2019, Sri Mulyani menyebut realisasi dana desa Rp 42,2 triliun atau telah mencapai 62,9% dari target APBN 2019 sebesar Rp 70 triliun. Mengutip tayangan YouTube Kompas TV , Selasa (5/11/2019), adanya ‘desa hantu’ ini diakui Sri Mulyani baru terungkap karena ada pihak yang melapor usai terbentuknya Kabinet Indonesia Maju.

Dikutip dari , Senin (4/11/2019), Sri Mulyani mengatakan mulai bermunculan desa desa baru. Ia mengungkapkan, dirinya menerima laporan jika banyak muncul desa baru yang diketahui tidak berpenduduk, dengan tujuan agar bisa mendapat kucuran dana desa secara rutin tiap tahun. Keberadaan aliran dana desa tersebut mengakibatkan pihak pihak yang tidak bertanggung jawab memanfaatkan dana tersebut dengan membentuk desa baru.

Sri Mulyani menambahkan, saat ini kinerja dana desa masih belum bisa maksimal. Masih banyak desa yang masuk dalam kategori desa tertinggal, padahal setiap tahunnya anggaran untuk dana desa terus meningkat. "Untuk dana desa meski sudah memberi setiap tahun, kami masih melihat ada 20.000 desa yang masuk dalam kategori desa tertinggal," ujar dia.

Load More Related Articles
Load More In Nasional

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Check Also

Simak Caranya! LOGIN www.prakerja.go.id buat Daftar Online Kartu Prakerja Gelombang 5

Simak cara mendaftar kartu prakerja gelombang 5 secara online melalui artikel berikut ini.…