Home Seleb Kinemon & Denjiro Berhasil Menusuk Kaido Nami Tertangkap Big Mom Manga One Piece 986 Namaku

Kinemon & Denjiro Berhasil Menusuk Kaido Nami Tertangkap Big Mom Manga One Piece 986 Namaku

8 min read
0
0
6

Setelah pekan lalu libur dan beberapa spoiler telah beredar, Manga One Piece chapter 986 bahasa Inodnesia segera rilis. Hal ini diperkuat dengan telah beredarnya manga One Piece 986 dalam bahasa Korea dan Prancis. Terlihat, spoiler One Piece 986 yang dibagikan akun sesuai dengan jalan cerita pada chapter ini.

Manga One Piece 986 hadir dengan judul ' Namaku! '. Cover menceritakan Lola dan Chiffon pergi berlayar meninggalkan Pound di Dressrosa. Mereka tidak percaya, Pound adalah ayah mereka.

Pada manga One Piece 986 diawali ketika Denjiro dan Kinemon telah mencapai pintu belakang kastil. Kanjuro terbaring di tanah dengan bersimbah darah. Melihat hal itu Kiku dan Raizo menangis.

Muncul ingatan kebersamaan para Scabbard. Para Scabbard pergi meninggalkan Kanjuro. Denjiro dan Kinemon terkejut ketika melihat Izo kembali.

Di tempat pesta, semua bawahan Orochi (ninja dan samurai) bersumpah setia kepada Kaido. Di tempat lain, Nami dan Carrot tertangkap Big Mom. Shinobu berhasil melarikan diri dari Big Mom.

Kaido masih belum percaya bahwa Momo adalah anak Oden yg dia bunuh 20 tahun lalu. Kaido pikir bocah ini cuma penipu. Kaido bertanya pada Momo apakah dia anak Oden asli atau bukan.

Jika jawabannya bukan maka Kaido akan mengampuninya. Tapi jika dia nekat bilang asli anak Oden, Kaido akan membunuhnya. Momo dengan lantang berteriak bahwa dia adalah Kozuki Momonosuke, putra Kozuki Oden dan bahwa dia akan menjadi shogun dari Wanokuni.

Ketika Momonosuke selesai, dia memiliki beberapa pemikiran emosional dan kilas balik tentang orang tuanya. Ketika Kaido akan membunuh Momonosuke, tembok didekatnya meledak karena borgol Yamato. Bom di borgol Yamato tampaknya jauh lebih kuat dari bom tahanan normal.

Yamato sangat marah sekarang karena dia tahu Kaido benar benar berniat untuk membunuhnya. Dia tidak sudi menganggap Kaido sebagai ayahnya. Yamato berlari menuju Kaido.

Tapi lagi lagi Luffy menghentikannya. Luffy memberi Yamato panggilan Yamao. Luffy berkata bukan mereka yang harusnya memulai serangan pada Kaido.

Para Scabbards akhirnya muncul di hadapan Kaido. Izo menembakkan pistolnya yang mengenai pedang di tangan King. Kaido berkata bahwa pedang pedang mereka tidak akan bisa membunuh dirinya.

Para Scabbards kemudian melompat untuk menghabisi Kaido. Mereka berteriak Sunacchi, sama seperti teriakan latihan Zoro. Kaido tiba tiba teringat saat Oden menyerangnya 20 tahun lalu.

Kawamatsu memblok King dengan katananya, Inuarashi melakukan hal yang sama dengan Jack dan Queen. Nekomamushi hampir mencapai Kaidou dengan cakarnya tetapi Kaidou meraih kepalanya. Ashura, Kiku dan Raizou ada di belakang yang lain.

Kinemon dan Denjiro adalah satu satunya yang berhasil menusuk pedang mereka di tubuh Kaidou. Panggung roboh, Kaido dan Para Scabbards terjatuh. Di tempat lain, Zoro dan Kid masih sibuk melawan para Keroco.

Sembari menunggu manga versi Indoensianya rilis, tidak ada salahnya membahas chapter sebelumnya. Manga One Piece 985 mengusung judul Rencana Onigashima Baru. Pada chapter 985 mengungkap keinginan Yamato untuk ikut berlayar dengan Luffy.

Cerita pada chapter ini dimulai dengan kedaan di pintu belakang Onigashima. Para samurai dihadang oleh Kanjuro. Kanjuro mengatakan bahwa dirinya tidak melihat jejak para samurai, tapi dia merasakan bahwa mereka akan datang.

Salah satu pasukan mengatakan bahwa ia pernah melihat wajah samurai yang dihadangnya pada 20 tahun lalu. Kanjuro mengatakan dalam perjalanan, Momonosuke berusaha untuk kabur, bahkan mampu melukai tangannya. Mendengar Momonosuke dapat hukuman dari Kanjuro, Kikunojo terlihat sangat sedih.

Tidak senang mendengar ocehan Kanjuro, Kiku mulai menyerang. Pertempuran antara samurai dengan bajak laut Beast di pintu belakang dimulai. Sementara itu, di dalam istana Kaido memulai pidatonya yang disiarkan dengan den den mushi visual.

Di loteng, Yamato mengatakan bahwa ia terus mencari informasi yang kemudian menunjukkan bahwa Luffy adiknya Ace. Hal tersebut membuat Yamato berpikir jika Luffy pasti akan mengiizinkan dirinya ikut berlayar. Yamato mengatakan bahwa dirinya tidak bebas karena adanya borgol di tangannya.

Ia mengatakan dirinya sangat ingin ikut berlayar bersama Ace. Namun sejak usia delapan tahun Yamato tidak bisa pergi dari Wano. Borgol tersebut sama seperti yang digunakan para tahanan, jika meninggalkan pulau, borgol akan secara otomatis meledak.

Luffy menawarkan diri untuk melepaskan borgol di tangan Yamato. Luffy juga mempertanyakan keseriusan Yamato untuk membantu mengalahkan Kaido. Luffy menegaskan jika dirinya akan tetap menghajar Kaido meskipun di hadapan Yamato.

Mendengarnya, justru Yamato yang berkeinginan menghajar ayahnya sendiri. Di sisi lain, Kaido mengawali pidatonya dengan kabar bahwa Shichibukai telah dihapus oleh pemerintah dunia. Saat ini pemerintah dunia sedang lengah, itu menjadi alasan Kaido memutuskan untuk beraliansi dengan Big Mom.

Keduanya berencana untuk mendapatkan senjata kuno. Keduanya memutuskan untuk pergi mencari One Piece. Kaido meminta para bawahan Orochi untuk memutuskan apakah mau bergabung menjadi krunya atau mati bagi yang melawan.

Kaido akan menjadikan Wano sebagai surga para bajak laut. Ia akan perbanyak pabrik senjata dan akan mempekerjakan seluruh warga ibu kota Bunga. Hal itu untuk mempersiapkan perang besar.

Mendengar hal tersebut Orochi tidak terima, tetapi Kaido secara cepat menebasnya. Kaido akan memindahkan pulau Onigashima ke ibu kota Bunga. Ia mengatakan bahwa putranya, Yamato akan menjadi jendral negara Wano.

Luffy yang ingin menyelamatkan Momo dan Yamato yang tidak terima dirinya dijadikan jendral mulai menuju ke tempat pidato Kaido.

Load More Related Articles
Load More In Seleb

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Check Also

Terbanglah Garudaku Chord Gitar Lagu Bangunlah Putra Putri Pertiwi – Iwan Fals

Berikut chord Bangunlah Putra Putri Pertiwi, lagu yang dipopulerkan oleh Iwan Fals. Lagu B…