Home Regional Kacau Balau Lihat Video Anaknya Di-bully Sesama Remaja di Alkid Solo Dia Tidak kisah Ayah

Kacau Balau Lihat Video Anaknya Di-bully Sesama Remaja di Alkid Solo Dia Tidak kisah Ayah

3 min read
0
0
9

Warga Solo bernama Wahgito (49) kaget bukan main ketika melihat video anaknya menjadi korban bullying sesama remaja. Dalam video itu, tampak anak Wahgito yang masih SMP dirundung bahkan ditampar. Wahgito mengaku, pertama kali tahu soal video itu malah dari temannya.

Menurut Wahgito, putrinya sama sekali tak bercerita padanya perihal adanya masalah. "Saya sebagai orang tua rasanya kacau balau. Karena urusan sama polisi. Tahu tahu dijemput (di rumah). Saya kaget, anaknya tidak cerita kalau ada masalah seperti itu," jelas orang tua korban. Peristiwa diketahui terjadi pada Senin (10/8/2020), meskipun baru viral pada Jumat setelahnya.

Wahgito ingat saat itu anaknya hanya berpamitan ingin ke rumah teman. "Kirim WA (pesan aplikasi singkat), saya pamit pergi ke rumah teman," ujar dia. Ternyata hari itu anaknya mendapatkan perlakuan tak menyenangkan dari teman teman sebayanya.

Putrinya bahkan mendapatkan tamparan. Wahgito mengaku tak kenal dengan para pelaku. Namun, dia ingin masalah dapat diselesaikan secara kekeluargaan. Meski telah merundung anaknya, Wahgito merasa kasihan lantaran para pelaku masih belum cukup umur.

Total ada delapan terduga pelaku yang sudah diamankan polisi. Mereka seluruhnya adalah perempuan berusia 15 16 tahun. Karena masih di bawah umur, kasus akan ditangani Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polresta Solo.

"Semua perempuan. Selanjutnya kami serahkan untuk perkara ini ke Unit PPA Satreskrim Polresta Solo," kata Kapolsek Pasar Kliwon AKP Adis Gani Gatra kepada wartawan di Solo, Jumat (14/8/2020). Setelah menjalani pemeriksaan, para terduga pelaku tidak ditahan oleh kepolisian karena pertimbangan usia. "Tidak ada penahanan. Delapan orang yang diduga sebagai pelaku bullying masih di bawah umur. Kita akan terapkan UU Perlindungan Anak dalam penyelidikannya," kata Kapolresta Solo, Kombes Ade Safri Simanjuntak, Sabtu (15/8/2020).

Meski demikian, polisi masih mendalami kasus tersebut. "Saat ini penyidik baru membuat konstruksi hukumnya dari peristiwa yang terjadi," kata Ade.

Load More Related Articles
Load More In Regional

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Check Also

Genjer Rebut Pisau Korizal Lalu Menikamnya Hingga Tewas Ditantang Duel

Taufik Hidayat alias Genjer diamankan oleh polisi setelah membunuh teman sendiri Korizal A…