Home Techno iOS 13 Beta Sudah Bisa Dicoba, Begini Caranya

iOS 13 Beta Sudah Bisa Dicoba, Begini Caranya

9 min read
0
0
22

Beberapa pekan lalu, Apple mengenalkan sistem operasi terbarunya, iOS 13. Setelah beberapa pekan pasca diumumkan ke publik, kini pengguna iPhone, iPad, dan iPod sudah bisa mencoba merasakan sistem operasi mobile terbaru dari Apple tersebut. IOS 13 versi beta public sudah bisa di unduh oleh para pengguna perangkat Apple.

Dikutip dari KompasTekno, akan ada 25 perangkat Apple yang dapat menggunakan sistem operasi terbarunya ini. Mulai dari iPod Touch generasi keempat, iPhone SE, hingga kembar tiga iPhone terbaru, XR, XS, dan XS Max. Jika kamu ingin mencoba iOS 13, caranya cukup mudah.

Kamu cukup masuk kedalam tautan melalui perangkat yang akan dipasangi iOS 13. Setelah itu kamu login menggunakan akun milikmu. Kamu bisa mendaftar dulu jika belum mempunyai akun di tautan yang sama.

Setelah selesai login, pilih menu "enroll your devices" pada bagian atas halaman. Di bagian tersebut akan tercantum langkah yang harus dilakukan untuk mengupdate sistem operasi pada perangkatmu. Dengan mengikuti instruksi tersebut maka perangkatmu akan memperbarui secara otomatis ke iOS 13.

IOS 13 bisa digunakan mulai iPhone seri 6s keatas. Hal yang perlu diingat adalah pembaruan sistem operasi ini dilakukan secara OTA alian Over the Air, yang berarti akan membutuhkan koneksi internet yang stabil dan kuota yang besar untuk melakukan pembaruan. Apple baru baru ini merilis sistem operasi terbarunya, iOS 13.

IOS 13 diluncurkan di acara Worldwide Developer Conference 2019. Acara tersebut merupakan acara kumpul developer tahunan yang diadakan di San Jose, California, Amerika Serikat pada 3 Juni 2019 lalu. Sistem operasi terbaru dari Apple ini diklaim sebagai sistem operasi dengan pembaruan terbesar.

Hal tersebut terjadi karena perubahan mencakup beragam peningkatan dan fitur terbaru di dalamnya. Salah satu fitur terbarunya adalah kini pengguna bisa mengambil file melalui dari kartu SD dan USB flash untuk diimpor ke aplikasi Files. Selain itu, iOS 13 juga menghadirkan fitur yang dinantikan banyak penggunanya, yaitu Dark Mode atau mode gelap.

Seperti versi sebelumnya, Apple kembali melakukan peningkatan kinerja di iOS 13. Satu diantaranya adalah kecepatan membuka Face ID yang diklaim bekerja lebih cepat 30 persen dari versi sebelumnya. Aplikasi tersebut dijanjikan oleh Apple akan berjalan dua kali lebih cepat pada iOS 13.

Dalam iOS 13 ini, pengguna akhirnya dapat mengambil file dari kartu SD dan USB flash untuk diimpor ke aplikasi Files. Rumor sebelumnya mengatakan bahwa Apple akan menggabungkan aplikasi "Find My Friend" dan "Find My" iPhone. Dan akhirnya rumor tersebut benar adanya, di iOS 13 kedua aplikasi tersebut akan di gabungkan kedalam satu aplikasi, yaitu "Find My".

Dengan digabungnya kedua aplikasi tersebut, maka pengguna hanya membutuhkan satu aplikasi untuk melacak teman atau perangkat yang hilang. Aplikasi tersebut jgua dapat melacak perangkat yang sedang tidak tersambung ke internet atau offline dengan mengirimkan suar Bluetooth yang aman ke perangkat apple lainnya untuk mengirim umpan balik ke pungguna. Semuanya dilindungi oleh enkripsi dan tidak akan memengarugi data pengguna, daya beterai, atau privasi.

Di iOS 13 juga akan ditambahkan untuk alat editing foto. Selain itu, Apple juga membuat alat edit untuk video. Dalam sistem terbaru ini, para pengguna bisa menyunting tingkat kecerahan hingga noise dalam foto.

Untuk bagian video sendiri, penyuntingan baru sebatas rotasi video langsung dari perangkat. Antarmuka aplikasi foto juga akan berubah. Apple juga memanfaatkan machine learning untuk menghapus foto yang terduplikasi dan beberapa foto lain dianggap rusak agar pencarian foto lebih mudah.

Dalam sistem operasi ini, Apple akhirnya mempunyai keyboard buatan sendiri yang dilengkapi dengann gesture swipe untuk mengetik. Sebelumnya, Apple mengandalkan keyboard dari pihak ketiga untuk sistem operasi iOS. Fungsi dari keyboard baru ini mirip dengan papan ketik Swiftkeym Swype, atau Gboard, dimana pengguna cukup menggeser papan ketik untuk menuliskan pesan.

Untuk versi Apple sendiri, fitur tersebut dinamai "Quick Path". Aplikasi reminders atau pengingat juga terkena perombakan. Versi terbarunya, aplikasi tersebut akan mempunyai tab "Today", "Scheduled", "Flagged", dan "All" untuk menyaring tugas atau agenda yang dibuat pengguna.

Apple juga membuat fitur kecerdasan buatan yang akan menyarankan, kapan pengguna ingin diingatkan. Apple Mail turut mendapatkan pembaruan yang menghadirkan format desktop. Safari pun sekarang memiliki preferensi per situs webnya.

Selain itu, Notes mendapatkan pembaruan yakni tampilannya akan mirip galeri untuk semua notes yang dibuat pengguna. Apple Maps mendapatkan perombakan cukup masif. Apple mengatakan membangun kembali aplikasi tersebut dari awal dengan peningkatan data peta yang lebih komprehensif dan mode baru yang mirip dengan Google Street View.

Perombakan ini baru akan tersedia di beberapa kota dan negara tertentu saja saat diluncurkan. Apple Maps baru akan bergulir di AS pada akhir 2019 dan meluncur secara internasional pada tahun 2020. Di iOS 13, fitur untuk meningkatkat keamanan privasi ditingkatkan.

Para pengguna cukup sekali saja memberikan data lokasi ke aplikasi. Hal tersebut ditujukan untuk menvegah ping lokasi saat menggunakan aplikasi tersebut. Selain itu, Apple akan mendatangkan fitur "Sign in with Apple" yang dikhususkan bagi para pengembang untuk masuk ke aplikasi dan layanan Apple.

Jadi, pengguna akan tetap bisa masuk ke aplikasi Face ID dan membuat akun layanan baru tanpa harus mengungkap informasi pribadi. Di iOS 13, iMessage nantinya akan lebih mirip dengan WhatsApp karena pengguna bisa memasang foto profil dan display name. Pengguna juga bisa menggunakan Memoji sebagai foto profil.

Khusus Memoji, Apple menambahkan beragam opsi untuk mengkustomisasi Memoji, termasuk memungkinkan Memoji sebagai stiker iMessage, sebagaimana yang bisa dilakukan Bitmoji. Stiker tersebut juga bisa digunakan sebagai kustom emoji di Apple Mail atau aplikasi ketiga seperti WeChat. Fitur ini merupakan fitur yang dinantikan dari iOS 13.

Setelah beredar sebagai rumor, Apple akhirnya mengonfirmasi dan memperkenalkan mode gelap yang siap digunakan. Semua aplikasi besutan Apple akan didukung mode gelap, termasuk notifikasi dan aplikasi home screen (dock).

Load More Related Articles
Load More In Techno

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Check Also

vivo Siapkan Belasan Juta buat Kompetisi Fotografi ‘Perfect Night Perfect You’

Tidak bisa dipungkiri, tren fotografi mobile semakin digandrungi, khususnya di kalangan an…