Home Regional Genjer Rebut Pisau Korizal Lalu Menikamnya Hingga Tewas Ditantang Duel

Genjer Rebut Pisau Korizal Lalu Menikamnya Hingga Tewas Ditantang Duel

5 min read
0
0
15

Taufik Hidayat alias Genjer diamankan oleh polisi setelah membunuh teman sendiri Korizal Alias Kori Bin Abdul Halik (22 tahun) warga Desa Berugo Kecamatan Belimbing Kabupaten Muaraenim, Sumsel, Senin (17/8/2020). Jajaran satreskrim Polres Muaraenim menangkap pelaku di rumahnya, Kampung II Kelurahan Muaraenim Kecamatan Muaraenim, Kabupaten Muaraenim. Pembunuhan itu terjadi di depan cafe milik Burnadi di Sungai Tebu Desa Muara Lawai Kecamatan Muaraenim Kabupaten Muaraenim.

Menurut keterangan pelaku peristiwa tersebut bermula, Minggu (16/8/2020) sekitar pukul 00.01 WIB. Pada saat itu pelaku Genjer sedang duduk di rel kereta api Kelurahan Muaraenim. Kemudian melintaslah pelaku dedi (DPO) mengajak pelaku Taufik Hidayat Alias Genjer menuju kafe yang berada di sungai tebu Desa Muara Lawai.

Kemudian Dedi bersama dengan Genjer berhenti di warung kopi yang tidak jauh dari kafe Burnadi. Karena melihat warung tersebut ramai, keduanya langsung menuju kafe Burnadi. Genjer bersama Dedi masuk ke dalam kafe langsung memesan minuman.

Pesanan minuman belum datang, selanjutnya korban yang sudah berada di dalam kafe langsung mendatangi Korizal yang sedang duduk di kursi. Tetapi sambutan Korizal malah mengagetkan, dengan nasa tinggi korban menantang tersangka. “Payo Jer Kito Belago, Ujinyo la ngetop nian kamu di penjaro, (ayo kita berkelahi, katanya sudah terkenal kamu di penjara," kata Korizal.

Mendengar hal tersebut, Genjer menjawab "kenapa sudah lupa padahal berteman, apa sudah mabuk," Korizal malah mengajak Genjer ke belakang cafe. Ajakan itu dipenuhi Genjer dengan menjawab "ayo"

Kemudian Korizal diduga menarik kerah baju Genjer untuk mengajak ke belakang kafe Burnadi. Karena pintu sempit. Korizal meminta Genjer keluar duluan. Korizal saat itu langsung mengeluarkan sebilah pisau dari pinggang.

Pada saat hendak menusuk dengan pisau, Genjer menghindar. Ia merebut pisau yang dipegang oleh Korizal yang dalam keadaan mabuk. Selanjutnya Genjer menusuk pinggang Korizal.

Korizal masih sempat memukul mengenai mata kanan Genjer. Kemudian, Genjer kembali menusuk ulu hati Korizal. Selanjutnya datang teman pelaku bernama Dedi (DPO), langsung memukul Korizal menggunakan bambu.

Dedi kemudian mengajak keduanya berdamai ke rumah seorang pria berinisial H. Dedi menuju sepeda motor yamaha Nmax warna putih sedangkan Genjer menarik korban Korizal dengan cara merangkulnya. Saat Korizal naik di sepeda motor Nmax warna putih itu, Genjer langsung mengorok leher Korizal.

Genjer melakukan itu karena takut banyak teman korban yang akan datang. Setelah itu Korizal didorong hingga jatuh di jalan. Belum puas, Genjer kembali menusuk korban untuk memastikan benar benar meninggal dunia.

Melihat korban sudah tak bergerak kemudian keduanya langsung melarikan diri. Kapolres Muaraenim, AKBP Donny Eka Saputra melalui Kasat Reskrim, AKP Dwi Satya Arian membenarkan adanya penangkapan tersebut. "Satu tersangka sudah kita amankan, dan diduga tersangka adalah otak dalam pembunuhan tersebut, saat ini tersangka masih dalam pemeriksaan petugas," katanya.

Dikatakan Kasat Reskrim,bahwa untuk tersangka lainnya diimbau untuk dapat menyerahkan diri kepada pihak yang berwajid. "Diduga motif dari kasua tersebut dilatar belakangi dendam pribadi, kita juga telah mengamankan barang bukti berupa 1 bilah pisau jenis rencong bergagang tanduk beserta sarungnya,1 helai kaos warna putih lis merah yang digunakan pelaku Taufik Hidayat Alias Genjer," jelas Dwi. (Ika Anggraeni)

Load More Related Articles
Load More In Regional

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Check Also

Kacau Balau Lihat Video Anaknya Di-bully Sesama Remaja di Alkid Solo Dia Tidak kisah Ayah

Warga Solo bernama Wahgito (49) kaget bukan main ketika melihat video anaknya menjadi korb…