Home Otomotif dari Cafe Racer hingga Bobber 7 Jenis Motor Custom yang Populer di Indonesia

dari Cafe Racer hingga Bobber 7 Jenis Motor Custom yang Populer di Indonesia

5 min read
0
0
5

Bingung memilih jenis kustom motor seling dialami bagi mereka yang ingin melakukan perubahan tampilan pada kendaraan roda 2. Terdapat banyak jenis motor custom membuat penggemar otomotif bingung, model seperti apa yang akan dipilih. Tradisi kustom bukan hal yang baru di Indonesia.

Mulai dari kustom motor Honda CB 100 hingga sekedar kustom motor touring . Namun beberapa tahun terakhir, tradisi kustom berubah menjadi kustom old school . Kustom dengan gaya lama memiliki beberapa gaya yang unik dan khas, mulai dari yang sederhana hingga modif total.

Ini adalah aliran paling dikenal dalam dunia motor kustom sekarang ini. Mengadopsi gaya dari motor balap jaman dulu yang unik. Ciri khas yang paling terlihat adalah menggunakan stang Clubman yang membuat posisi berkendara menjadi merunduk ala pembalap zaman dahulu.

Singgle seater sudah menjadi hal wajib saat ingin meng kustom motor ini. Tangki bahan bakar ramping yang memanjang, membuat nyaman saat berkendara. Tak ketinggalan hornet (buntut tawon) yang terpasang pada bagian belakang motor ini, kadang juga terdapat fairing di bagian mesin.

Cafe Racer sebenarnya diperuntukkan untuk kecepatan dibandingkan kenyamanan berkendara. Dengan posisi berkendara merunduk, motor jenis ini tidak cocok untuk berkendara jarak jauh ( touring ). Aliran ini lahir pada tahun 1920an di Amerika.

Awalnya, hanya untuk motor merk Harley Davidson, tapi sekarang ini sudah umum digunakan untuk berbagai merk dan tipe motor. Bobber memiliki ciri fender depan yang dilepas, memperpendek wheelbase, stang motor rendah, dan menggunakan jenis ban yang besar ( donut tire ). Cut down juga dilakukan pada rangka yang dibuat sedemikian rupa dengan membuat pipa diagonal dari ujung atas komstir sampai ke poros roda belakang.

Kemudian dudukan jok dipotong dan diganti dengan model single seater supaya menghasilkan ground clearence yang lebih rendah (ceper). Bratsyle sebenarnya adalah nama sebuah bengkel modifikasi di Tokyo, Jepang dengan pemilik bernama Go Takamine. Motor yang dia bangun sangat berkarakter, sehingga setiap orang yang melihatnya akan mengenali dengan mudah, motor tersebut berasal dari bengkel Bratstyle .

Sekilas, Bratstyle mirip dengan Bobber karena kesederhanaannya. Penggunaan ban besar motif klasing di depan dan belakang, tangki chopper , dan stang semi hanger adalah ciri motor ini. Motor jenis ini memiliki ciri yang hampir mirip dengan Cafe Racer.

Hanya saja, Scrambler memakai ban dual purpose yang bisa digunakan di tanah dan di aspal. Stang yang lebar juga menjadi perbedaan dengan cafe racer , serta hilangnya hornet di scrambler membuat motor ini terlihat gagah. Dengan posisi riding yang nyaman, motor ini siap dipake untuk jarak jauh karena kenyamananya dan jenis ini juga nyaman dipake di jalur tanah.

Motor jenis ini sangat nyaman untuk dipake harian. Tidak banyak bagian motor yang dimodifikasi pada aliran Jap Style ini. Jap Style merupakan jenis kustom yang tidak banyak mengeluarkan biaya saat membangunnya.

Posisi stang yang tinggi, jok rendak, fork (segitiga motor) yang panjang, dan menggunakan rangka yang didesain dengan kemiringan khusus merupakan ciri motor ini. Kustom motor beraliran street cub lebih menonjolkan kesan sederhana. Umumnya, ciri dari modifikasi ini biasanya mengadopsi stang flat dan pendek serta menghilangkan spatbor depan dan belakang.

Street Cub sendiri didominasi oleh motor bebek tahun 70 90an dari pabrikan Honda. Itulah 7 jenis motor kustom yang banyak digandrungi oleh penikmat seni modifikasi di tanah air, bahkan di dunia. Jadi, sudahkah kamu mempunyai rencana untuk kustom motor seperti apa?

Load More Related Articles
Load More In Otomotif

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Check Also

KTM 200 Duke Segera Meluncur di AS dengan Desain Anyar

KTM 200 Duke saat ini menjadi sepeda motor pertama dari produsen asal Austria yang dibuat …