Home Internasional Aku Mencintaimu Bunuh Diri Choi Sook Hyun Atlet Korea Kirim Pesan pada Ibu Sebelum Meninggal

Aku Mencintaimu Bunuh Diri Choi Sook Hyun Atlet Korea Kirim Pesan pada Ibu Sebelum Meninggal

5 min read
0
0
4

Atlet triathlon nasional Korea Selatan, Choi Sook Hyun, meninggal akibat bunuh diri setelah sekian lama mengalami pelecehan dan perundungan dari orang orang di sekitarnya. Choi Sook Hyun mengakhiri hidupnya pada 26 Juni 2020 setelah berada di bawah tekanan ekstrem akibat kekerasan dan perundungan yang dilakukan timnya sendiri. Ia merupakan satu di antara atlet Korea Selatan yang menjanjikan kala itu.

Tapi, apa yang harus dilalui Choi Sook Hyun tidaklah mudah. Keluarga Choi Sook Hyun mengungkapkan anak mereka harus menjalani kehidupan seperti di neraka karena terus diserang, dilecehkan, dan dimanfaatkan oleh staf tim. Pada Rabu (1/7/2020), rekaman dan pesan Choi Sook Hyun mengenai perundungan terhadap dirinya, terungkap oleh media.

Berikut cuplikan rekaman yang beredar luas di media Korea: Kamu berolahraga dua kali dan tidak makan? Bagaimana bisa berat badanmu masih bertambah? Apa yang kamu pikirkan? Aku terlalu banyak minum air.

Ini salahmu, jangan makan selama tiga hari. Paham? Kamu membuat kesalahan, bukankah seharusnya kamu bertanggung jawab? Kemarilah, rapatkan gigimu! (Terdengar suara menampar) Hei! Tutup gordennya! Mulai besok, jika kamu menunjukkan wajah cemberut aku tidak akan mentolerirnya, mengerti?

Pada Maret 2019, Choi Sook Hyun juga diperlakukan oleh dokter yang berada di timnya. "Kamu sudah pernah saya pukul dua kali 'kan? Kamu seharusnya dipukul setiap hari. Jika kamu tidak ingin, cukup dengarkan aku mengumpat," kata si dokter. Setelahnya, si dokter melanjutkan dan terus berkata kasar kepada Choi Sook Hyun selama 20 menit.

Tak hanya itu, si dokter bahkan memanggil anggota senior tim untuk bergabung 'menyerang' Choi Sook Hyun. Omongan kasar itu berakhir dengan si dokter menampar Choi Sook Hyun. Parahnya, Choi Sook Hyun bahkan ditendang di bagian dada dan perutnya.

Pelatih Choi Sook Hyun juga ikut terlibat dalam insiden itu. Sebelum pergi, pelatih Choi Sook Hyun sempat menanyakan satu hal. "Apa kamu ingin mati? Haruskah kita melakukan ritual pengusiran setan?" tanya pelatih.

Dengan suara bergetar, Choi Sook Hyun menjawab tidak. Laporan lainnya mengatakan Choi Sook Hyun akan dipaksa memakan banyak roti hingga muntah oleh pejabat tim jika berat badannya bertambah. Selama menghadapi kekerasan itu, Choi Sook Hyun kerap menuliskan perasaannya dalam jurnal.

Tercatat, ia pernah menulis ingin mengakhiri hidup. Dalam pesan terakhirnya sebelum bunuh diri, Choi Sook Hyun mengungkapkan perasaannya pada sang ibu. Ia juga meminta sang ibu agar melaporkan tindak kekerasan di timnya.

Bu, aku mencintaimu. Ungkapkan dosa dosa mereka. Anakku, angkat teleponmu.

Apa yang terjadi? Ayo bicara di telepon. Mantan rekam setim Choi Sook Hyun, juga mengungkapkan kesulitan yang harus dihadapi gadis malang ini.

Menurut mantan rekan setimnya, Choi Sook Hyun kerap disebut terlihat seperti transgender oleh senior. Akibatnya, Choi Sook Hyun merasa minder dan mencoba menghindari orang orang. "Seorang senior mengatakan dia tampak seperti transgender. Mereka juga menuduh Choi Sook Hyun bertemu banyak pria."

"Jadi, aku pikir karena itulah dia mulai menghindari orang. Itu merupakan titik di mana kehidupannya sangat sulit," kata mantan rekan setim Choi Sook Hyun. Mendiang Choi Sook Hyun sebelumnya sempat mencoba buka suara terkait tindak kekerasan yang dialaminya. Beberapa kali ia mengajukan petisi pada Komite Olahraga dan Olimpiade Korea, bahkan melapor kepada polisi.

Tapi, tak ada yang berubah hingga akhirnya Choi Sook Hyun memutuskan bunuh diri, Ayah Choi Sook Hyun saat ini tengah berusaha untuk mendapatkan keadilan bagi sang buah hati.

Load More Related Articles
Load More In Internasional

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Check Also

Rasakan Pengalaman Menggores Pena Seperti di Atas Kertas dengan Galaxy Note20 Series & S Pen

Duet maut Galaxy Note20 Series dan S Pen dapat membawa penggunanya menikmati pengalaman me…